3 Unicorn Terbaru di Indonesia

Mereka adalah perusahaan raksasa yang bermanfaat dan membuat bangga Indonesia!


Sumber gambar: Instagram.com/luarsekolah
Keterangan: 8 unicorn terbaru di Indonesia




Istana Review - Menurut sejarahnya, istilah unicorn untuk bisnis pertama kali disebut oleh Aileen Lee dalam artikelnya berjudul "Welcome to the Unicorn Club: Learning from Billion - Dollar Startups" di Techcrunch.com. Dalam artikel yang diterbitkan pada 3 November 2013, sang pendiri Cowboy Ventures menyatakan bahwa unicron adalah sebutan untuk perusahaan rintisan bervaluasi $ 1 miliar atau lebih.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, lebih banyak perusahaan unicorn raksasa terbaru yang memiliki model bisnis lebih inovatif dan memudahkan manusia dibanding saat pertama kali Aileen Lee mencetuskan istilah unicorn pada 2013. Di tahun tersebut, cuma ada 39 perusahaan startup bergelar unicorn. Namun data terbaru dari CB Insights, ada 943 startup unicorn di seluruh dunia.




Sumber gambar: Screenshot dari Techcrunch.com
Keterangan: Artikel Aileen Lee tentang unicorn



Beberapa unicorn yang menghebohkan dunia adalah ByteDance dari Negeri Tirai Bambu yang mengelola aplikasi Tiktok dan SpaceX yang dibangun oleh Elon Musk asal negeri Paman Sam.

Kebanyakan perusahaan yang mendapat gelar unicorn berasal dari Amerika Serikat, hampir tiga kali lipat dibanding Cina disusul oleh India, Israel dan negara-negara maju lainnya.

Sementara Indonesia memiliki delapan unicorn terbaru menurut CB Insights. Namun, Istana Review cuma membahas tiga unicorn asli Indonesia di sini.


1. GoTo


Perusahaan Unicorn Indonesia yang bergerak di bidang transportasi online adalah Gojek sedangkan Tokopedia bergerak di bidang penjualan online. Kesuksesan Gojek sebagai perusahaan ojek online sejak 2010 dan Tokopedia sebagai marketplace raksasa sejak 2009 membuat mereka resmi bersatu di bawah bendera yang sama, PT. Goto Gojek Tokopedia. Pembentukan Gojek dan Tokopedia menciptakan grup baru teknologi terbesar di Indonesia.



Sumber gambar: Screenshot dari Website Goto Company
Keterangan: Website resmi GoTo


Dengan tajuk "Go far, go together", GoTo memanfaatkan jumlah pengguna royal dari Gojek dan Tokopedia sebagai salah satu prestasi mereka. Kehadiran GoTo diklaim ikut berkontribusi pada lebih dari 2% PDB Indonesia. Terlebih dengan lebih dari 100 juta pengguna termasuk sekitar 11 juta pedagang dan dua juta pengemudi, GoTo layak mengklaim sebagai startup raksasa terbaru Indonesia.

Selain transportasi dan marketplace, GoTo juga memanfaatkan Gopay, dompet digital terpercaya untuk memudahkan transaksi. E-wallet yang bersaing sehat dengan Dana dan Ovo itu juga bekerjasama dengan bank digital terbaru, Jago (bank Arto). Malah, Gopay dan bank Jago memudahkan banyak orang berinvestasi di aplikasi Bibit.


2. J&T Express

J&T Express adalah perusahaan jasa pengiriman barang di Indonesia yang dibangun sejak 2015 oleh Jet Lee dan Tony Chen. Jasa pengiriman yang dikelola oleh PT Global Jet Expresa ini melebarkan sayapnya di beberapa negara yaitu Malaysia (2015), Vietnam (2017), Filipina dan Thailand (2018), Singapura dan Kamboja (2019) juga Cina (2020).



Sumber gambar: Screenshot dari situs Jet.co.id
Keterangan: Website resmi J&T Express Indonesia


Pandemi Covid-19 membuat banyak orang mengirimkan barang ke tempat yang mereka tuju sehingga J&T Express termasuk perusahaan yang untung besar. Selama Ramadhan 2020, J&T Express mampu mengirimkan hingga tiga juta paket sehari. Pengiriman yang cepat dan aman menjadi salah satu sebab mengapa J&T Express bisa mendapatkan gelar unicorn dengan nilai $8 miliar.


3. Bukalapak

Bukalapak adalah situs belanja online terpercaya yang menjual beragam produk yang dibutuhkan masyarakat Indonesia. Dibangun oleh Achmad Zaky, Muhammad Fajrin Rasyid, dan Nugroho Herucahyono pada Januari 2010, Bukalapak adalah salah satu marketplace terbesar di Indonesia.

Dengan kode saham BUKA, Bukalapak resmi menjadi perusahaan terbuka sejak Jum'at, 6 Agustus 2021. Dengan melantai di Bursa Efek Indonesia, Bukalapak menjadi perusahaan dengan IPO terbesar di Indonesia melampaui PT Adaro Energy Tbk (ADRO).



Sumber gambar: Screenshot dari Bukalapak.com
Keterangan: Beranda Bukalapak.com pada Rabu, 22 Desember 2021


Bukalapak mendapat dana segar dari para investor dengan nominal Rp. 21,9 triliun karena Bukalapak melepaskan 25,76 miliar saham dengan harga Rp. 850 per lembar. Sayangnya pada Selasa, 21 Desember 2021, harga saham BUKA berada pada angka 452.

Selain tiga perusahaan tadi, masih ada lima perusahaan lain yang mendapatkan gelar unicorn terbesar. Mereka adalah Traveloka, Ovo, Onlinepajak, Ajaib dan Xendit. Menurut kamu, perusahaan mana lagi yang mencapai gelar unicorn bahkan decacorn? 🤔


Sumber-sumber Referensi:

✍️ En.wikipedia.org. Unicorn (finance). Diakses pada Jum'at, 17 Desember 2021, dari https://en.m.wikipedia.org/wiki/Unicorn_(finance)

✍️ Lee, Aileen. Minggu, 3 November 2021. Welcome to the Unicorn Club: Learning from Billion - Dollar Startups. Diakses pada Minggu, 19 Desember 2021, dari https://techcrunch.com/2013/11/02/welcome-to-the-unicorn-club/

✍️ En.wikipedia.org. List of Unicorn Startup Companies. Diakses pada Jum'at, 17 Desember 2021, dari https://en.m.wikipedia.org/wiki/List_of_unicorn_startup_companies

✍️ CB Insights. Research Unicorn Companies. Diakses pada Sabtu, 18 Desember 2021, dari https://www.cbinsights.com/research-unicorn-companies

✍️ Annur, Cindy Mutia. Rabu, 17 November 2021. Indonesia Kini Punya 8 Unicorn, Berikut Daftarnya. Diakses pada Sabtu, 18 Desember 2021, dari https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/11/17/indonesia-kini-punya-8-unicorn-berikut-daftarnya

✍️ https://www.gotocompany.com/ diakses pada Minggu, 19 Desember 2021

✍️ En.wikipedia.org. J&T Express. Diakses pada Selasa, 21 November 2021, dari https://en.m.wikipedia.org/wiki/J%26T_Express

✍️ Id.wikipedia.org. Bukalapak. Diakses pada Selasa, 21 November 2021, dari https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bukalapak

✍️ Basari, Taufikul. Sabtu, 7 Agustus 2021. 5 IPO Terbesar di Bursa Efek Indonesia. Diakses pada Selasa, 21 Desember 2021, dari https://www.receh.in/2021/08/5-ipo-terbesar-di-bursa-efek-indonesia.html?m=1

Post a Comment

0 Comments